kita ini mantan

masing-masing dari kita adalah mantan, masa lalu cinta.

seiring berjalannya waktu, semua hal bisa berubah.
janji cinta hanyalah janji, tidak kekal bersama roh.
semua yang telah terikrarpun lenyap bersama angin pikun!

aku selalu ingat tentang pertanyaanmu setiap malam sebelum hari ulang tahun ku ;
"kamu mau hadiah apa, Sayang?".

dengan tergesa aku menjawab ;
"aku ingin kamu!, kamu untuk aku!". berharap Tuhan memang sengaja menciptakan mu sebagai hadiah untuk hidupku.

dan kau-pun selalu menyambutnya dengan senyum, seraya berkata ;
"kalau itu, tidak usah kamu pinta, Sayang! Aku akan selalu ada untuk kamu, mencintaimu, menyayangimu, menyemangati..mu setiap hari!".

detik demi detik berlalu begitu segar, akupun selalu mengiangkan perkataanmu di sini! di fikiranku, di jiwa yang hidup.

namun, .. . disuatu saat sebelum "malam puncak" dari semua rencanaku, malam dimana aku ingin mengikatmu pada hubungan yang pasti di depan orang tua ku.

kau menyerah!.. menyerah terhadap janjimu sendiri, menyerah tanpa mengijinkan ku merayumu! merayumu membatalkan kata "pisah".

...

..

.




sadarkah kau yang telah berjanji memberiku hadiah ; "mencintaiku setiap hari". ?



aku bahagia menjadi bodoh,
yang terlanjur percaya!

hingga kini... detik ini!

aku percaya!!!

"kau akan tetap mencintaiku setiap hari!"
suatu hadiah yang ku terima, tanpa kau beri! :')




2 komentar:

badut ajee

hahahahahahahahahahahahaha :D

Daman kadar

GENDUUUUTTT!!!!

(ngapain lo ketawa?!!) ini cerita sedih tao!

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger