Cepat marah cepat mati

Marah itu apa ya? dari mana datengnya? apa dia makhluk goib yang tiba-tiba datang, tiba-tiba muncul, gak pergi-pergi?. Atau sejenis susu caramel dilapisi coklat seperti 'magnum classic'?

sepertinya saya udah buat beberapa orang mulai emosi karena terlalu berbelit-belit, dan dengan mudahnya saya akan membuat kamu marah setelah membaca ini ;

"heh, muka lu kok kayak tai Ayam ya!"

sabar ya teman-teman yang saya cintai satu-persatu. Emosi itu tak seharusnya mengendalikan diri kita, karena kitalah pemimpin rasa ini. ya tho ya tho!
tapi kalo mau emosi ya silahkan.. tak ada yang bisa melarang, Pak SBY dan Zainuddin MZ sekalipun.

menjadi Marah itu mudah, menjadi tidak marah juga tak sulit (Spik! sebenernya sih sulit, tapi kalo kita bilang 'sulit' dari awal.. terkadang kita sendiri yang membuatnya jadi sulit).


penyebab marah apa sih?

karena dibohongin, kah?
karena duit jajan kurang, kah?
karena gak ada yang bantu anda, kah?
karena sekeliling ngeselin, kah?

wah.. macem-macem yah.

kalo digabung-gabungin, kayaknya kita itu marah karena sesuatu yg terjadi tak seperti yang diharapkan..
saya juga gitu sih.. tapi kadang kalo inget, saya merasa gak sopan loh sama Allah, marah sama apa yg terjadi sedangkan semua kejadian itu adalah kehendak Allah. kan gitu ya..
kalo kita marah atas kehendak Allah, nanti Allah marah, kan bahaya. jadi jangan marah biar Allah gak marah.

mie rebus sudah menjadi bubur, yasudahlah.. bur. (ceritanya pantun)
semua yg terjadi, relakan terjadi.
kita takbisa kembali kemasa lalu dan memulainya dari awal, tapi kita bisa memulainya sekarang dan merencanakan akhiran yang baik. ya tho ya tho!

marah itu memakan energi positive, mengurasnya menjadi negative dan membuat hidup gak nyaman.
lalu gimana biar nyaman? ya.. saya juga bingung.
sepertinya kita memang harus lapang, berfikir tenang, dan sering tersenyum biar gak cepet marah.
gimana caranya biar senyum? caranya.. lebarkan bibir menjauh kesamping, semakin jauh dan semakin lebar semakin baik.

atau buat yang sudah parah marahnya, mungkin harus meluangkan waktunya 10 menit setiap hari untuk meditasi dalam arti lain Zikir atau bahasa gaulnya 'tafakur', duduk diam merileksasikan diri dan berdoa "semoga panjang umur", konon katanya orang yang cepat marah cepat mati juga. katanya loh ya.. kita sebaiknya jaga-jaga saja.

mereka yang menyimpan amarah terus menerus biasanya akan meletus juga, bahkan melebihi orang yang emosian. hati-hati menyimpan amarah, lebih baik segera di lepaskan ditempat yang tidak merugikan diri sendiri apalagi orang lain.

menurut penelitian gue pribadi, setelah survei kecil-kecilan tentunya, meredam amarah bisa dilakukan dengan berbagai hal ;
- makan enak sekenyang-kenyangnya sampe lemes, (tips ; cek duit dulu)
- menghayal yang indah-indah (yang jorok-jorok juga indah)
- bercinta 5x sehari (buat yang sudah berumah tangga)
- pergi ke pantai teriak sekencang-kencangnya, naik perahu, dan terjun di tengah lautan.
- mencari tempat yang tinggi dimana langit serasa dekat, lalu terjun ke bawah seraya berkata ; "Berubaaaaaaaaaaaahhhh!!! ciuuungg! Poweeer Ranggeeers!!"

selebihnya, setelah meredam amarah, kita harus melupakannya.
untuk pembangunan diri sebaiknya jangan terlalu mengikuti perasaan.

- tukar posisi
tukar posisi marah anda menjadi posisi yang akan anda marahi, lalu apa yang akan anda lakukan kepada diri anda sendiri? dibunuhkah? yasudah.. bunuh saja diri anda sendiri.

- mengalihkan pikiran
pada saat marah, pikiran senantiasa tertekan pada satu hal yang ingin sekali kita bantai!. sek sek sek.. ojo boten-boten lah, hidupmu bukan ngurusin itu tok! alihkan pikiran ke hal-hal yang menyenangkan dan positif.. misalkan cuci piring, dan menyapu muka bapakmu.

- melakukan hal yang disukai
kalo yang suka selingkuh, yo silahkan selingkuh..
kalo yang suka gantung diri ya ra popo gantung diri, asal jangan sampai mati loh yoo..
kalo yang suka traktir makan-makan, hubungi saya saja.

- curhat
jangan curhat sama bantal guling, :D curhat ya sama makhluk hidup.
sama pohon, sama kucing, sama power Ranggers.. mereka lebih bisa menjaga rahasia.

- mencari penyebab dan menjalankan solusi
ada api pasti ada rokok, kalo dibakar lalu berasap. semua itu pasti berawal dari sebab, kenapa kita marah dan kenapa kita... bingung!
banyak masalah banyak solusi, sedikit masalah sedikit solusi, gak ada masalah gak ada solusi.. untuk menemukan solusi maka kita harus bermasalah :D ya tho ya tho!

- jadilah tokoh yang baik
Di Televisi kita sering nonton tokoh-tokoh baik seperti 'Kamila' atau 'Amira' di film 'Putri yang tertukar (RCTI)' nah tinggal dicontoh deh. saat mereka marah apa yang mereka lakukan, dan pastinya mereka tetap tenang merencanakan hal yang baik kedepannya walaupun mengorbankan dirinya.
kalo mau jadi tokoh yang jahat, ya gak apa-apa.. biasanya sih tokoh jahat di film-film mati duluan. :D

yoweslah yaa.. saya juga suka marah, ini sebagai saran dan sarana mengingatkan diri saya pribadi tentunya. Semoga tulisan ini bermanfaat dan membawa kita ke pintu Syurga. Aaamin
wabilahitaufik walhidayah.. wassalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.. ^_^

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger