Surat Buat Izrail

Dear, Izrail

(Jangan pake bahasa inggris ya nulisnya, takut salah, nanti malu sama yang baca. Jangan pula-lah pake bahasa arab, tidak banyak yang ku hafal, dan pasti kamu tidak mau kutulis surat dari copy-an Alquran)


Dear, Izrail

Sebelumnya maaf, tidak memakai Tuan, Mr. , atau Pak. Sungguh saya tidak tau umurmu berapa dan (maaf) berjenis kelamin apa. Tapi sudahlah, semoga kamu mengerti ketidak sopananku darimana.


Dear, Izrail

Boleh nanya gak? anggap saja ini rahasia kita berdua, walau Tuhan pasti tau, tolong janganlah kamu bilang-bilang sama malaikat-malaikat yang lain. Tentang 1 pertanyaan yang manusiawi, sebagai anak yang baik yang lupa wajah Ayahnya; 'Ayahku baik-baik saja kah?, wajahnya seperti apa ya? Brad pitt! setidaknya.. itu yang kuturuni darinya'.


Dear, Izrail

Maaf tentang pertanyaan barusan, karena itu diluar tugasmu, tapi tolonglah tanyakan kepada rekan-rekan malaikat, aku tak tau harus bertanya kepada siapa. (Walaupun Tuhan sedang menguping)


Dear, Izrail

Oh iya, kenapa aku bertanya padamu? karena kamu yang mencabut nyawanya. (Atas kehendak Tuhan yang sedang menyimak)


Dear, Izrail

Di minggu ini kamu mecabut nyawa orang-orang yang aku kenal, setidaknya ada 2;
06 july 2011, ada seorang Ayah di Makasar yang sedang silaturahmi, lalu kau cabut nyawanya. Kamu tahu? dia adalah ayah temanku, dan ayahnya teman-temanku.
07 july 2011, ada seorang lelaki Muslim yang sehabis sahur dan shalat subuh lalu kau cabut nyawanya, apa kau tahu?. Pemuda itu temanku, dan temannya teman-temanku.


Dear, Izrail

jangan ditambah dulu, ya.


Dear, Izrail

Andai kamu ada deadline mencabut nyawaku, tolonglah jangan bulan ini, jangan dekat-dekat hari ini, jangan musim-musim ini. Aku takut teman-temanku tidak sedih karena sudah terbiasa menangis.





send to : Izrail@gmail.com

(sampai tidak sampai)

2 komentar:

anggita

amin , jangan dulu ya izrail . aku belom siap :)

Daman kadar

iya. (izrail tadi bales email)

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger