Siapakah Gerangan Jin?


    Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan tentang Jin yang saya tahu, yang saya kenal, dan yang saya pernah baca di Internet. Jikalau ada kesalahan penulisan, bentuk cerita, tokoh, dan alur cerita, maka itu adalah ketidak sengajaan belaka.
    "Bisa dimulai, kah?. Oke saya mulai. Punteun ya!".
    Jin menurut para Teolog dapat digolongkan menjadi beberapa tingkatan. Jika mereka menyebut jin secara apa adanya/basicly/Jin supel/Jin gak suka dandan, mereka menyebutnya 'Jinny'. Jika mereka maksudkan Jin yang dapat menetap pada diri manusia, mereka menyebutnya 'Aamir', 'Amirkhan' ceunah dan jama’nya adalah Ummar. Jika mereka memaksudkannya Jin yang terlihat mata, mereka menyebutnya Arwaah. Jika Jin itu buruk dan jahat, mereka menyebutnya Syaitan/Iblis/Reza. Jika yang dimaksudkan jenis Jin yang kuat dan hebat, mereka menyebutnya Jin Ifriiiiiiiiiit.
    Contoh kebetulan. Reza Los Sinatra:

    Jin berbentuk buruk dan jahat seperti Reza, banyak ditakuti oleh Manusia-manusia karena bentuk yang jeleknya minta ampun dan juga jahat. Jin ini suka memakan orok Manusia, meminum darah haidnya wanita, dan membuang anak kandungnya sendiri di kali Plumpang.

***

    "Jin diciptakan 2000 tahun sebelum penciptaan Adam", katanya, saya sih gak tau. "Jin diciptakan dari nyala api yang sangat membara dan panas", dituliskannya begitu, tanya Reza saja.
    Mereka dulu adalah penghuni Surga yang juga beriman kepada Tuhannya. Namun, karena mereka telah ingkar pada Tuhan dan tidak mau bersujud dengan keberadaan Adam, maka Tuhan mengutus para Malaikat-malaikatnya untuk mengusirnya dari surga ke bumi dan menyingkir ke beberapa pulau di tengah lautan. Katanya.
    Sebelum Jin/Iblis/Reza keluar dari surga, mereka mempunyai permintaan pada Tuhannya. Mereka berkata, “Kami berharap dapat melihat namun tak terlihat, dapat menghilang dan hidup selamanya hingga akhir kiamat tiba. Kami akan mengajak para Umatmu untuk menemani kami di neraka kalo mereka mau, serta merta mempengaruhi mereka untuk saling bermusuhan dan saling menumpahkan darah". Maka permintaanya itu dikabulkan dan si Reza dibiarkan membara dan berbuat jahat.
***

    Apakah jin makan dan minum…?

    Jin itu banyak jenisnya Jin yang murni berupa angin yang tidak makan, tidak minum, tidak mati dan tidak beranak pinak. Jenis lain ada yang makan, minum, mati dan saling menikah, jenis inilah yang disebut Hantu dan yang serupa dengannya. Reza.
    Nabi  bersabda, ”Janganlah kalian beristinja dengan kotoran hewan dan tulang hewan karena itu merupakan makanan saudara kalian dari jenis jin”. Makanan para Jin adalah kotoran hewan dan tulang hewan, setiap kali mereka menemukan tulang, maka mereka mendapatkan daging dan setiap kali mereka menemukan kotoran hewan maka mereka mendapatkan korma.
    Pada saat itu munculah pertanyaan tentang bagaimana cara jin makan tulang padahal setelah dilempar ke tong sampah, ia sama sekali tidak berubah?. Maka, ada yang berpendapat para Jin memakannya dengan cara mencicipi atau menghisap baunya, maka diperintahkan bagi seluruh umat manusia saat hendak menyantap makanan agar menyebut nama Allah, karena penyebutan nama Allah mampu mengusir syaitan agar tidak ikut mencicipi makanan manusia.

    Dimanakah Jin tinggal dan menetap?

    Biasanya (biasanya loh yaah), jin berada di tempat kotor seperti tempat sampah, tanah becek dan kamar mandi. Oleh karena itu, sholat tidak diperbolehkan di kamar mandi atau kakus, kandang kambing dan lain sebagainya. Karena semua itu merupakan tempat si Reza. Nabi bersabda, “Sesungguhnya tanah becek ini biasanya didatangi Jin. Jika salah seorang diantara kalian memasuki kamar mandi hendaklah mengucapkan, “ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari Syaitan laki-laki dan Syaitan perempuan",”. Jika orang yang masuk ke kamar mandi atau kakus mengucapkan do’a itu, maka Setan tidak dapat melihat auratnya. Jika tidak, maka sudah ditelanjangi semua-muanya tubuh mereka oleh Setan.

    Demikian kultum saya hari ini, untuk Reza yang suka menyebarkan foto-foto Es buah saat siang-siang di bulan Ramadhan. Bikin haus, Jurig!!!

Referensi: http://id.shvoong.com/books/1909433-kehidupan-jin/#ixzz1U5L7h8g

3 komentar:

Rachmat Fudholy

hahahahaha

reza los sinatra

yee anak jin ketawa..sial lw man awas aj 30 hari setiap tengah hari bolong gw kirimin foto es buah terus...

Daman kadar

ahahaha

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger