Untuk si Pesek




Hari ini kamu ulang tahun ya, Sek. 'Mau apa?, mau apa?, mau apa?'. hehehe.. sengaja aku ulang, walaupun kamu udah sering bilang mau 'itu'. Siapa tahu kamu berubah pikiran :p.

Di hari lahir kamu ini, tepat kamu menginjak usia 19 tahun, usia yang sangat cocok buat jadi artis. Tapi tak apa, walaupun kamu cuma drafter, kamu udah jadi artis kok buat  aku. Tau kenapa?, karena kamu selalu bermain di film hatiku. :3

Untuk si Pesek,

'Untuk orang yang sering ku sakiti'. Tadinya aku mau pakai judul ini, tapi gak mau ah.. takutnya orang beranggapan aku jahat, padahal kan memang demikian. Semoga orang lain selalu berpikir aku ini pacar yang baik. Aaamin (bantu doanya yah, Sek).

Untuk si Pesek,

'Untuk seorang-pacar-yang-paling-sabar-yang-mau-sama-aku'. Kadang aku bingung; kamu beli sabar dari mana, kok gak habis-habis ya?. Berkali-kali aku cari tahuuuuuu... sampai ke negeri China. Tapi semuanya gak pernah masuk dalam kategori logika. Sampai akhirnya aku tahu... setelah 'tuntutlah ilmu setinggi langit di angkasa', yang tidak aku temuin di China, yang aku sadar bahwa aku hanya belajar dari sampul buku pelajaran SD-ku, yang aku temuin di dalam bukuku itu; 'Sabar adalah buah cinta yang tulus', dan aku percaya... kamu sudah lulus sebelum aku.

Untuk si Pesek,

'Untuk wanita-yang-sering-cemberut-kalo-aku-ganjen'. Kadang aku gak sadar, wajah manis kamu menemui titik puncak termanisnya adalah saat kamu manyun. Sumpah gak bohong, kamu manis banget saat menarik bibir kesamping dan cemberut. Mungkin itulah alasan aku jatuh cinta sama kamu, salah satunya.

Untuk si Pesek,

'Untuk wanita-yang-suka-sakit-perut-kalo-cemburu'. Itu penyakit apa sih, Yang?, Aneh banget?, sebenernya aku gak mau nulis ini di sini, tapi jujur; aku bingung sama rasa cemburu dan sakit perut, juga hubungannya. Aku udah tanyakan ke temen aku yang seorang Dokter, katanya; kamu jatuh cinta lewat perut ya? kok bukan hati yang sakit?. Amazing!.

Untuk si pesek,

Sampai lupa, kalo tema tulisan ini adalah ucapan selamat ulang tahun. "Selamat ulang tahun ya, Sayang. Banyak hal yang ingin aku tulis tapi bingung mulainya dari mana. padahal udah sepanjang ini. Doaku untuk kamu juga ada banyak, sebagian kecilnya sudah aku bisikan ke kuping kamu barusan, selebihnya biar aku bisikan kepada Tuhan tanpa kamu tahu. Karena ini rahasia, kalaupun kamu tahu, pastilah hanya menebak... karena Tuhan tidak mungkin membocorkan rahasia. ---1 saja bocorannya, semoga kamu bahagia!".

Maaf belum bisa jadi yang terbaik buat kamu,
Maaf belum bisa kasih apapun buat kamu,
Maaf juga terlalu banyak meminta maaf.

Apapun itu, aku bahagia jadi pacar kamu...
Semoga kamu pun sama!
Ini paksaan memang; Kamu harus bahagia!
Dan juga aku; Salah satu orang yang harus buat kamu bahagia!.

Selamat ulang tahun, Sayang.
Semoga aku bisa; jadi lelakimu yang baik, kelak.

5 komentar:

RiRa

Kok ada "kelak"-nya sih di ujung cerita.
Saya nangkepnya itu adalah kata pengelakan scr tidak langsung

*gwngomongapasih*
*lupakan*
*jangangangguorangkasmaran*

Daman kadar

iya, Ra.
ahahaha... kritis banget, lu.
sebenernya kalimat akhir nya bukan 'Semoga aku bisa; jadi lelakimu yang baik, kelak',
ada konotasi yang gue gak sanggup publikasikan, takutnya bernilai 'muluk-muluk'...
Bukankah sebuah kata lebih kuat bila disimpan dalam hati tanpa diumbar. Seperti doa. :)

HendraPanic

waa bagus..
ucapin met ulang tahun juga lah buat si pesek..
ga di kasih tau nama aslinya....

Daman kadar

oh iya, Ndra. Nanti saya sampaikan ucapannya. :)


Lupa :p

kok bisa kelupaan ya? ahaha..
Namanya; Anggita Mayangsari

terimakasih sudah mengingatkan :)

Ireneu Lestari

dalem keren... awesome dude!

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger