Tiba Pada Kenyataan


Waktu terus berjalan, kita tak pernah ditunggu. Sesekali kita berhenti, kita tertinggal. Pada kenyataanya hidup itu semacam omong-kosong yang coba kita raih, merajut benang-benang harapan untuk dijadikan nyata. Aku, mungkin hanya sebatas manusia yang suka bermimpi, yang terkadang mimpi kita sama.

Ingatkah kita pernah berhayal berdua, di suatu hari kelak, kita akan bangun tidur bersama, sarapan pagi bersama, dan mengantarmu ke dokter kandungan untuk melihat anak kita. Indah, ---dulu. Sekarang bagiku semua itu lucu, karena hanya tinggal aku sendiri yang masih bermimpi, sedang kamu tidak.

-

Waktu membuatku sadar, pemimpi yang baik terkadang harus melupakan mimpinya, aku belum bisa, mungkin nanti, disaat yang tepat dengan orang yang tepat.

-

Banyak yang ingin ku katakan tanpa tahu bercerita ke siapa. Aku ingin kamu mengerti, Sayang. Mungkin aku adalah bagian kecil dari hidupmu, aku tak pernah menyesal. Suatu saat nanti, seindah apapun dulu, aku akan mencoba lupa, atau pura-pura tak ingat, tolong jangan mengingatkan lagi. Aku ingin kamu mengerti, Sayang.

-

Kita pernah memanjat tebing yang sama, berenang di laut yang sama, tanpa tahu kenangan itu akan kita ingat masing-masing, tanpa ada lagi kita. Karena sekarang hanyalah aku dengan diriku sendiri, tanpa kamu.

-

Masih banyak yang ingin aku katakan, tapi aku tak tahu harus bercerita ke siapa. Aku ingin kamu mengerti, Sayang. Kelak aku akan menjadi spiderman, dan kamu bukanlah Gwen Stacy, Aku ingin kamu memahami. Karena waktu pun telah membuatku mengerti.

-

Jika kenyataan tak bisa ku ubah, akan ku ubah keinginanku sendiri.

7 komentar:

Anonim

Nice~ ^^

Anonim

Keren ka

yuyuk

cediihh, baru putus bercinta kang?

yuyuk

cediihh, baru putus bercinta kang?

yuyuk

cediihh, baru putus bercinta kang?

anggita

kamu adalah penulis paling favorite :')

Anonim

kenyataan memang pahit bro,mau gimana lagi
hidup slalu berjalan tidak seperti yang kita inginkan
hidup adalah misteri

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger