Segala Sesuatu Butuh Istirahat


 Segala sesuatu itu butuh istirahat, butuh yang namanya jeda untuk jadi sehat. Semacem tulisan yang punya tanda koma dan tanda titik sebagai tempat ambil nafas, semacem lari pagi yang kalau capek mesti istirahat, semacem nonton film yang filmnya juga harus habis, atau semacem hidup yang memang harus mati tak bisa abadi.

Tuhan memberi manusia contoh dari apa yang ada disekelilingnya, tentang hidup, perjuangan-dan-harapan, juga tentang akhiran. Pada dasarnya segala sesuatu butuh istirahat, tak terkecuali. Semua hal punya batasan-batasannya sendiri, termasuk mesin pabrik yang bekerja setiap hari, atau jam di perempatan monas yang sudah 2 tahun terus bergerak ku lihat barusan mati.

Lalu aku mengerucut tentang masalahku sendiri, tentang apa yang mungkin kita semua sadari. ‘Orang yang kuat juga bisa lelah dan menyerah, bukan?’, selama kekuatan adalah sesuatu yang diukur dari nilai, maka ia pun juga punya batasan.

Segala sesuatu butuh istirahat, 
tak terkecuali hati.

((Ditulis asal jadi di trotoar pinggiran jalan Jakarta yang macet. ---Istirahat))

1 komentar:

Rizka Amalia

Ishh dapet makna nya :)) keren keren

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger