Tanpa Rasa

Disini, di tempat paling sepi yang sering ku datangi. Tak ada rindu, sungguh.
Menyalip beberapa pikiran yang sungguh tidak teratur, aku biasa. Tanpa cinta.
Hanya ada aku, tanpa kamu, tanpa rasa lagi. 
Sungguh.

Sekiranya tak perlu dimengerti orang lain untuk memberi tahu aku siapa. Tak perlu.
Karena pesawat pun tak pernah menyuruh kita untuk melihat rambu awan, atau rasi bintang. Itu terlalu dahulu.
Kembali tanpa senyum manis, sudah habis. Bahkan senyuman termanismu pun takkan membuatku merasa apa-apa.
Sudah sangat sehambar ini tentang kamu.
Atau sudah sangat tak penting lagi mempersoalkan hati.

Jika  ada pilihan yang aku buat, maka lebih baik tak bahagia sendiri,
Daripada harus tak bahagia bersama orang lain.

Ada yang sudah mengerti, ada.
Ada  satu ia yang sering ku kenal, terkesan berkali-kali.
Ditinggal pergi sana-sini, dan hidup sendiri.
Apapun yang terjadi, sampai gunturpun mendarat di bumi, atau pelangi yang tetap saja mengambang tanpa pijak kaki menyentuh tanah.
Ada, tetap saja. Semua bak angin lalu hilir mudik tak punya tuju.
Sering ditinggalkan mengajarkan seseorang untuk tidak takut lagi sendirian. 

Sudah biasa.

Hanya sebatas angin, 




Begitu rasanya kamu sekarang ini.

3 komentar:

Anonim

Prinsip

gregg hap
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
gregg hap

seperti gemuruh angin yg terdengar, tapi tak tampak.
jelas... ya amat jelas terasa, tapi tak tau dari mana dia berasal.
hanya terasa.. dan lebih terasa, menusuk ditulang ketika malam menjelang..

seperti hujan yg turun secara tiba-tiba, mengejutkan.
basah dalam dekapan dinginya menyelimuti tubuh.
setelahnya, hujan pun pergi begitu saja dalam balutan basahnya.

semua terjadi begitu saja, dan semua tetap bisa kita lewati setelahnya.

bahkan ternyata,
ternyata sang angin sedang ditunggu para nelayan untuk meniupkan layar kapal mereka,
ternyata sang hujan sedang ditunggu para petani untuk mengairi sawah mereka,
dibalik semua yg terjadi, ada manfaat dan guna bagi orang lain.


tetap senyum tetap keren.

-ji-

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger