Selamat Ulang Tahun, Diri Sendiri.


    24 Maret, tanggal yang ku rasa aneh, karena setiap orang mengatakan selamat padaku, padahal aku tak memenangkan apa-apa. Di tanggal ini pula yang membuatku merasa setiap orang menyetujui bahwa bertambahnya usia adalah balutan kesenangan yang selayaknya menjadi cover depan dari pemikiran. Banyak sedih, sedikit senang, begitulah yang kurasa saat menua dan merasa harus menjadi lebih.


    Ini hari yang spesial buatku, tapi tidak buat keluargaku. Lahir di keluarga yang menyepelekan hari ulang tahun ya memang begini adanya, kemeriahan hanya datang dari luar rumah, dan sekembalinya pulang, tak ada apa-apa.


    Kini usiaku 25 tahun. Tidak pernah terpikirkan olehku dulu bahwa seumur segini aku akan masih setidak-berkembang ini. Dulu, saat lahir, aku sudah mencatat mau menikah di umur 24 tahun, punya anak di umur 25 tahun, dan punya istri lagi 1 tahun kemudian. Namun, kenyataan sungguh menampar. Sekarang 25 tahun, dan tak punya pacar.


    Doa terbanyak tahun ini pun sungguh tak punya hati, mereka mendoakanku agar cepat menikah sedangkan mereka tak memberi jodohnya. Ini doa omong kosong namanya, doa terlalu jauh. Mbok yo didoakeun dapet jodoh dulu, baru menikah. Karena menurutku, jika menikah dulu tanpa tahu itu jodoh, orang-orang memvisualkan dengan 'perceraian itu adalah menikah dengan jodoh orang lain'. --Jodoh yang tertukar sungguh rumit prosesnya. Atau jika ternyata... kita sudah menciptakan anak dengan jodoh orang lain itu, sungguh sangat sulit ku definisikan jodoh macam apa itu namanya.


    Bersebrangan dengan pemikiran tentang jodoh, ulang tahun membuatku merasa harus mempertegas lagi jalur hidup, mau jadi apa kedepannya. Kadang, sempat terpikir mau terjun menjadi K-Pop, dan sungguh tak tahu diri sekali dengan wajah sekenanya ingin dibilang cakep. Tapi ku pikir, menjadi apapun tak perlu lah ganteng, yang penting niat. Walaupun yang lebih penting lagi adalah kesadaran.


    Menyadari kekurangan dan kelebihan itu perlu, dan ketika kau bingung apa kelebihanmu karena terlalu banyak kekurangan, mungkin itulah jawabannya. Karena kelebihanku sendiri adalah banyak kekurangan.


    Well... Selamat ulang tahun, Diri sendiri. Kelak saat kau baca lagi tulisan ini, tolong sudah dalam keadaan yang membanggakan aku yang sekarang.




Goodluck!




ttd
Daman Kadar 2014.



2 komentar:

Anonim

fotonya bagus mas *salah fokus*

Anonim

kasian banget anak gue dah ah :(

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip blog :

 

@Twitter :

 

Teman :

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger